Kamis, 04 November 2010

Surat Untuk Tuhan

Ya Rabb, Sudah hampir satu bulan ini hamba begitu letih... tumpukan permasalahan diri, pekerjaan serta permasalahan lain begitu menguras pikiran dan tenaga. Pengelolaan emosi yang sulit terkontrol membuat hamba sulit untuk bersikap, terkadang hamba dapat begitu tenang, terkadang hamba begitu sensitif, bahkan terkadang tanpa sebab hamba ingin menangis. Ya Rabb, sejenak hamba ingin melepaskan diri dari semuanya. Hamba ingin berbagi. Sungguh, hamba begitu letih


Ya Rabb....
dalam sujudku....
kuberharap padaMu...

Senin, 11 Oktober 2010

Morning has gone

Dear morning,,,

I don't see your shine this morning
is there any sorrow in your heart
or maybe you wanna give us a sign
that we had hurt the earth
on behalf of human...
I wanna appologize to the nature
give us a chance to see your shine again

Senin, 20 September 2010

Perempuan di tepian masa

Perempuan duduk di bawah pohon tua
Menatap, menyepi, lalu hampa
Bertanya pada burung sebatang kara
'Akankah datang suatu masa untukku???'
Tak ada kata kecuali sebuah cuitan sendu sang dara
Lalu angin mengirim pesan melalui ranting yang bergoyang
'tidak ada sehelai daun pun yang jatuh tanpa sepengetahuan Tuhan'
kini, esok, ataupun nanti adalah waktu


* poem for my sista whom i met in this evening







Senin, 30 Agustus 2010

3 jam saja

Hari ini saya berangkat kerja dari rumah Om di bilangan Pondok Ranji karena hari minggunya saya menginap sambil 'berguru ilmu' dengan tante. Tepat jam 7 saya keluar rumah. kebetulan pagi itu adik-adik sepupu saya juga akan berangkat sekolah di MP ciputat. Alhasil saya mendapat tumpangan gratis sampai depan kampung utan, ciputat. Kebetulan irma, adik sepupu saya sedang ngambek, gara-gara saya juga kali ye,,, sebab sebelumnya mereka akan di antar naik motor, tapi karena kebetulan saya keluar rumah juga, akhirnya mas eka, supirnya anak-anak disuruh om saya untuk ganti mobil, maksudnya biar saya bisa sekalian ikut. Alhasil saya mengantarkan dulu mereka ke sekolah. Kebetulan jalan di sekitar Pondok Ranji sedang dalam perbaikan, akhirnya mas eka memilih jalan alternatif lewat jalur gintung. Pas melewati gintung, saya berpikir kembali untuk memilih jalur yang menurut saya jalur aman untuk di lewati untuk ke kantor di bilangan Blok M, Kebayoran Baru. Berikut adalah jalur-jalur yang dapat saya tempuh:
  1. Naik PPD 21 jurusan Ciputat-Blok M, Kalau naik ini, saya harus bersabar menunggu paling tidak setengah jam untuk mendapatkan angkutan ini, karena angkutan ini bagi saya adalah transportasi tua. Bisnya yang tua, supirnya tua, dan keneknya juga sudah tua. Mungkin supir dan kondekturnya sudah mengabdi sejak Bus ini di luncurkan. Kalaupun saya naik, pastinya saya tidak akan mendapatkan tempat duduk selama perjalanan. sebab bus ini baru akan jalan setelah tak ada bangku kosong lagi di ciputat. dan rata-rata penumpang ini adalah penumpang yang tujuannya memang sampai Blok M, jarang saya menemui penumpang yang hanya naik untuk jarak dekat
  2. Alternatif lain yang yaitu naik Kowanbisata 102 jurusan Ciputat-Tn. Abang, turun di Radio Dalam lalu naik M72 jurusan Lb. Bulus-Blok M. Alternatif ini mungkin jauh lebih cepat sebab angkutan ini tak perlu menunggu lama untuk mendapatkannya. Namun untuk naik 102, sudah dipastikan tidak akan mendapat tempat duduk jika tidak naik dari terminal ciputat
  3. Alternatif lain adalah naik Patas AC 57 Ciputat-Gj. Mada lewat radio dalam atau Patas AC 76 ciputat-senen lewat fatmawati. Naik patas cukup menyenangkan, karena tidak harus berpanas-panas ria dengan udara luar. Tapi kendaraan ini hanya lewat setiap setengah jam sekali, dan kemungkinan mendapat bangku kosong agak sulit
  4. alternatif terakhir adalah naik angkot ke lebak bulus, lalu naik Kopaja 615 jurusan lb.bulus-slipi. sebenarnya saya lebih suka naik ini karena bus ini tepat lewat di depan kantor. Hanya saja menurut saya jarak tempuh  bus ini lebih jauh, dan kemacetan yang cukup parah di sekitar fatmawati membuat saya enggan .

Kebetulan saya lewat gintung, tiba-tiba saya berpikir untuk naik M 74 jurusan Rempoa-Blok M. akhirnya saya meminta tolong mas eka untuk mengantarkan saya ke rempoa, tempat pangkalan metromini tersebut. Setelah sampai di Rempoa, ternyata kemacetan yang saya temui.

Alhasil Metromini dan kendaraan lainnyapun tak dapat lewat. Alhasil hampir satu jam saya harus menunggu. Selama menunggu, saya berkenalan dengan seseorang yang bekerja di Blok M sebagai penjaga toko. Ia mengatakan kalau ia baru bebrapa bulan di Jakarta. Dan kini ia tinggal bersama kakaknya di sebuah kontrakan. Di Blok M, ia menjadi penjaga toko pakaian, dengan gaji yang sangat minim sekali. Ah... saya berfikir, cukup apa dengan gaji tersebut. Paling hanya cukup untuk makan dan transport. Apalagi jarak dari rumahnya di bilangan Bintaro ke Blok

M harus ditempuh dengan dua kali kendaraan. Ia mengatakan kadang-kadang hanya sekali sehari ia makan.Akhirnya Metromini yang saya tunggu datang, Dan parahnya lagi, Metromini yang saya naiki sudah sangat penuh sekali. Terpaksa saya berdiri.Di dalam bis kami masih bercerita. Ada hikmah yang terselip hari itu. Bersyukur. Dengan bersyukur, Hidup akan jauh lebih indah, seberapapun beban kita hari ini. Sebab masih ada orang yang kurang beruntung. Bersyukur, sebab Allah telah menjadikan kita orang pilihan yang di uji karena kasihNya.

Jumat, 27 Agustus 2010

17 Ramadhan

"ingatlah,dalam tubuh manusia itu ada segumpal daging.Kalau segumpal daging itu baik,maka akan baiklah seluruh tubuhnya.Tetapi bila rusak,niscaya akan rusak pula seluruh tubuhnya.Segumpal daging itu bernama :qolbu!"(HR.Bukhori dan Muslim)

Hari ini memasuki hari ke 17 di bulan ramadhan. dan orang-orang menyebut malam 17 ramadhan sebagai malam nuzulul Qur'an. entah kenapa sejak semalam sampai dengan hari ini ada sesuatu di dalam dada saya membuat saya begitu tenang. Perasaan ini muncul begitu saja. Maha Suci Allah yang telah memberikan ketenangan hati yang begitu damainya, meskipun minggu ini saya mendapatkan cuti dari Allah. Ketenangan seperti ini pernah saya alami pada ramadhan dua tahun yang lalu. Segala sesuatu yang saya hadapi dapat begitu lapang saya lewati. Saya berharap ramadhan kali ini lebih baik dari ramadhan kemarin dan setelah usai ramadhan ini akan menyisakan atsar di bulan bulan berikutnya